- 9 May 2012
- Life Stories, Thought
- 0 Comments
Pernah dengar angsa yang terbang dengan formasi berbentuk huruf V?
Pernah dengar waggle dance-nya lebah dalam berkomunikasi di koloninya?
Pernah dengar tentang kerjasama semut untuk menghadapi musim dingin?
Alam memberi kita ilmu-ilmu dan filosofi yang bila diaplikasikan di kehidupan kita sehari-hari kita akan sangat sangat bermanfaat. Begitu juga di keilmuan informatika. Anak-anak mahasiswa atau lulusan jurusan yang berbau informatika atau ilmu komputer pasti tidak asing dengan istilah neural network, decision tree, inheritance, bubble sort, waterfall, dan lain-lain. Non-informatika juga masih bisa memahami artikel ini tanpa harus tau isi konsepnya kok.
Neural network merupakan sistem kecerdasan yang dibangun dengan mengadaptasi sel-sel saraf yang dimiliki manusia. Dosen saya mengajarkan materi ini dengan menjelaskan dahulu bagaimana kerja sel saraf. Pada saat itu saya langsung sadar alam menyediakan begitu banyak ilmu bagi kita bila kita mau berpikir dan merenung.
Selain itu, di informatika ada konsep yang namanya inheritance di mana sifat-sifat bapak menurun pada anaknya. Sangat natural, sangat alamiah. Inheritance membuat pemrograman aplikasi menjadi tidak rumit dan sangat terorganisir. Sekali lagi, alam mengajari kita.
Terakhir, yang menurut saya paling alamiah, algoritma genetik (GA/Genetic Algorithm) dimana kita memilih individu terbaik dengan cara melakukan seleksi, cross over, dan mutasi pada tiap “individu”. Pengulangan ini dilakukan tak hingga dengan manual stop. Saat dihentikan, didapat individu yang terbaik.
Decision tree yang mengambil konsep pohon, bubble sort yang mengambil konsep gelembung yang selalu mencari tempat yang lebih atas di air, dan waterfall yang mengambil konsep air terjun.
Oke, mungkin saja istilah-istilah tersebut bukan muncul dari alam, tapi dari pikiran penemu yang kemudian dianalogikan pada konsep yang natural dan alamiah. Namun terlepas dari itu, sadarkah kita bahwa proses itu bisa kita balik, kita belajar dari alam untuk menemukan konsep baru, penemuan baru di bidang keilmuan kita?
Yuk kita amati alam lebih dalam, resapi ilmu dan filosofi yang tersirat. Semoga tulisan ini bisa menjadi titik awal penemuan-penemuan baru yang berasal dari filosofi alam.